Selasa, 28 Februari 2017

TUHAN AKAN KASIH YANG TERBAIK PADA WAKTUNYA (PASANGAN HIDUP)


Membahas topik tentang pasangan hidup satu- satunya topik yang paling disukai kalangan anak remaja hingga pemuda bahkan juga kalangan orang dewasa muda. Tetapi saat ditanya, bagaimana sih cara memilih pasangan hidup itu? Sejauh apa peranan saya atau juga peran Tuhan dalam proses memilih ini? Apakah semua keputusan mutlak di tangan Tuhan? Atau mutlak di tangan saya? Kan ini hidup saya. Atau bagaimana? Bukan soal mudah atau susahnya memilih pasangan hidup terus diulang atau dicoba kembali. Kenapa begitu? Karena kita hanya bisa memilih sekali seumur hidup, misalkan ada kata perpisahan dan perceraian tidak masuk ke dalam kamus hidup Anda.

Minggu, 05 Februari 2017

PELAYANANKU : APA YANG PATUT KITA SYUKURI DARI SEMUA INI? - Part 3


[Continued from Part 2]

KETIKA SAYA BERHADAPAN DENGAN BEBERAPA PROBLEM...KU MEMILIH MENYERAHKAN SEMUANYA KEPADA TUHAN 

Setelah masalah kemarin telah berlalu, saya masih fokus pada kerjaan sambil mengerjakan jobdesk seperti biasa walaupun terjadi keterlambatan mendapat informasi tentang tema kebaktian bulanan. Saya sudah bertanya ke tim konseptor, mereka kadang suka lupa kirim email tentang itu. Dan otomatisnya, saya menjadi jarang membuat poster untuk tema kebaktian mingguan saking karena sibuk dengan kerjaan sendiri. Hingga pada pertengahan bulan Juni, saya izin untuk vakum bikin Semut dan tugas pelayanan karena harus menyelesaikan kerjaan di luar gereja. Sedangkan jobdesk yang lain tetap lanjut seperti biasa, tetapi saya tidak tahu apa yang akan terjadi

PELAYANANKU : INILAH SAATNYA...PETUALANGAN PELAYANAN KITA DIMULAI - Part 2



[Continued from Part 1]

SAAT MENDAPAT PANGGILAN UNTUK MASUK KEPENGURUSAN PERIODE 2015 - 2017 


Memasuki tahun 2015…

Semua kegiatan di Pemuda tetap berjalan seperti biasa setelah kebaktian Natal Pemuda. Tiba- tiba saya jadi semakin semangat dalam melayani untuk awal tahun 2015, termasuk tugas membuat Semut salah satunya. Walaupun saya tahu bahwa suasana di Pemuda menjadi berbeda dibanding tahun sebelumnya, tetapi semua tetap berjalan seperti biasanya.

Pada minggu kedua di bulan Januari 2015, saat kebaktian Pemuda selesai dilanjutkan dengan bersalaman ‘Happy Sunday’ atau ‘Selamat Hari Minggu’ yang tidak boleh dilupakan, lalu saya mengobrol dengan beberapa teman, salah satunya

Sabtu, 28 Januari 2017

PELAYANANKU : MELAYANI TUHAN ADALAH PETUALANGAN TERBESAR DI DUNIA – PART 1


Terkadang hampir banyak orang kadang salah memahami arti apa itu pelayanan atau melayani? Melayani untuk siapa? Tujuan apa kita melayani? Padahal melayani itu sangatlah penting bagi kita sebagai anak- anak Tuhan (pengikut Tuhan). Melayani ibaratnya adalah kita bekerja di lading Tuhan. Misalnya, membantu pekerjaan rumah, membantu usaha, melayani di tempat ibadah seperti di Gereja pada umumnya, dan sebagainya yang dapat kita lakukan. Seperti yang telah tertuang di dalam Firman Tuhan: ‘apapun yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia.’ . Kita melayani bukan mencari keuntungan atau mendapat pujian dari orang lain, melainkan untuk memuliakan nama baik Tuhan kita melayani.

Kamis, 12 Januari 2017

KETIKA SAYA MENGALAMI PANGGILAN ROH KUDUS TENTANG PASANGAN HIDUP


Pernahkah kita memahami bahwa Roh Kudus dapat bersuara memanggil kita? Apakah kita termasuk orang yang peka terhadap panggilan Roh Kudus? Apakah kita juga menyadari oleh Roh Kudus-lah  kita dipanggil untuk menerima Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juru Selamat supaya kita tidak binasa tetapi memilik hidup yang kekal? Terkadang setiap manusia tidak menyadari bahwa Roh Kudus ada di mana- mana, seolah- olah tidak percaya bahwa Roh Kudus ada dan memanggil kita dengan tujuan khusus yaitu menyelamatkan orang yang belum terselamatkan.

Minggu, 08 Januari 2017

PERGUMULAN TENTANG LAMARAN PEKERJAAN


Setelah lama lulus sidang skripsi dan revisi saya mulai memikirkan masa depan terutama tentang pekerjaan yang mau dicari. Sampai sekarang saya masih bergumul dengan lamaran pekerjaan karena sudah lama dan sudah beberapa bulan dari sejak itu saya menunggu kabar baik mengenai pekerjaan. Pergumulan hidup saya pun terjadi dan yang tidak lepas dari diri saya sendiri. Seperti yang kalian tahu bahwa pergumulan hidup satu- satunya masalah yang sering dihadapi oleh anak- anak mudanya Tuhan, terutama pada orang percaya kepada-Nya. Membahas tentang pergumulan hidup ini menjadi sebuah pertanyaan yaitu: ‘Apa sebenarnya yang menjadi pergumulan orang percaya selama masih ada di dunia ini?’ satu- satunya pertanyaan yang harus dijawab dengan jujur karena setiap kita pasti punya beberapa alasan yang menjadi pergumulan hidup seperti itu yang dirasakan oleh orang percaya.

Sabtu, 10 Desember 2016

KETIKA ‘KU MENGHADAPI PENGUMULAN DI DUNIA MAGANG – INTERNSHIP Part 3


(Continued from Part 2)

Hari kedua sama seperti biasanya, saya bangun pagi- pagi untuk bersiap pergi ke kantor. Walaupun saya sudah dikasih tahu oleh papaku semalam tadi bahwa saya tidak perlu berangkat kayak di hari pertama, dia meminta saya berangkat jam 07.00 supaya saya bisa tenang dalam persiapannya.

Sesampainya di kantor setelah diantar oleh papaku, saya berpamitan dengan papaku lalu masuk ke dalam gedung, naik ke lantai 2, dan masuk ke kantor X. Masih sepi seperti pada hari pertama kemarin, namun yang saya lihat sudah ada seseorang lain masuk duluan, yang tampaknya lagi fokus di depan laptop. Melakukan fingerprint di dekat pintu masuk kantor adalah salah satu kewajiban bagi seseorang karyawan

Rabu, 23 November 2016

INILAH HARI PERTAMA SAYA DI DUNIA MAGANG – INTERNSHIP Part 2


(Continued from Part 1)

Pagi- pagi sekali ‘ku bangun dari tidurnya, saya bersiap- siap dengan baju dan celana panjang setelah saya tahu di sana biasanya berpakaian tidak formal, boleh memakai kaos berkerah atau kemeja. Karena terlalu pagi saya tidak mau sampai telat sampai di kantor, saya berangkat lebih awal, tepatnya jam 06.40 dan diantar dulu sama papaku naik motor dari rumahku.

Setelah 30 menit perjalanan lumayan sepi karena masih pagi, saya tiba di kantor besar itu, saya melihat ke arah jam tanganku. ‘Wah..kepagian ya saya?’ pikir saya dengan heran saat melihat situasi di luar kantor yang masih sepi itu. Sambil menunggu, saya memilih makan roti lebih dulu di dekat parkiran motor supaya saya tidak kelaparan selama kerja. Ketika jam tanganku menunjukkan pukul 07.40an lebih, saya tidak berasa sudah terlalu lama menunggu di parkiran sama papaku, saya memutuskan masuk