November 2016

Rabu, 23 November 2016

INILAH HARI PERTAMA SAYA DI DUNIA MAGANG – INTERNSHIP Part 2


(Continued from Part 1)

Pagi- pagi sekali ‘ku bangun dari tidurnya, saya bersiap- siap dengan baju dan celana panjang setelah saya tahu di sana biasanya berpakaian tidak formal, boleh memakai kaos berkerah atau kemeja. Karena terlalu pagi saya tidak mau sampai telat sampai di kantor, saya berangkat lebih awal, tepatnya jam 06.40 dan diantar dulu sama papaku naik motor dari rumahku.

Setelah 30 menit perjalanan lumayan sepi karena masih pagi, saya tiba di kantor besar itu, saya melihat ke arah jam tanganku. Wah..kepagian ya saya?’ pikir saya dengan heran saat melihat situasi di luar kantor yang masih sepi itu. Sambil menunggu, saya memilih makan roti lebih dulu di dekat parkiran motor supaya saya tidak kelaparan selama kerja. Ketika jam tanganku menunjukkan pukul 07.40an lebih, saya tidak berasa sudah terlalu lama menunggu di parkiran sama papaku, saya memutuskan masuk

TUHAN MENJAWAB DOA TENTANG KEPUTUSAN YANG SAYA AMBIL – INTERNSHIP Part 1


Hello para pembaca blog, apa kabar?
I wish you all are fine, me too.

Saya mau menceritakan tentang momen yang tidak dapat saya lupakan sejak UAS Semester 6 selesai dan sebelum menuju Semester 7 adalah Internship atau magang.

Ketika saya masih dalam Semester 6 sebelum mau UAS, saya dan teman- teman mendapat informasi oleh dosen pembimbing, bapak Tedi untuk datang ke briefing magang. Mendengar informasi yang disampaikan, beberapa teman saya ada yang tertawa karena kaget lalu bingung sendiri termasuk saya seakan- akan belum merasa benar- benar siap untuk memasuki dunia kerja setelah lulus kuliah nanti. Bahkan mereka sampai heboh di grup chat, saling bertanya karena bingung dan takut, tidak terkecuali dengan saya hanya menyimak.

Minggu, 06 November 2016

SIDANG SKRIPSI ... I AM READY!


Hallo blog readers, how are you?
I hope you all are very fine..

Sekarang saya melanjutkan cerita, setelah saya mengingat moment yang tidak dapat saya lupakan semasa skripsi hingga pengumpulan softcover skripsi.

Beberapa hari kemudian setelah pengumpulan softcover skripsi, saya boleh melepas rasa lega meskipun lelah gegara penjilidan ke daerah yang lumayan jauh dari pulomas, saya juga takut kalau yang dikumpulkan tidak sesuai yang diharapkan dari layanan mahasiswa cuma karena warna yang diminta berbeda dengan beberapa teman angkatan saya. Untungnya, seorang staff dari layanan mahasiswa menerima softcover yang saya serahkan dengan baik serta fotocopy sertifikat tentang workshop dan saya menerima bon tanda terima pengumpulan softcover tersebut.